ASIDITAS DAN ALKALINITAS PDF

To browse Academia. Skip to main content. By using our site, you agree to our collection of information through the use of cookies. To learn more, view our Privacy Policy. Log In Sign Up.

Author:Minris Kalabar
Country:Australia
Language:English (Spanish)
Genre:Literature
Published (Last):17 September 2016
Pages:404
PDF File Size:9.42 Mb
ePub File Size:6.71 Mb
ISBN:162-6-24493-568-5
Downloads:51255
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Tokus



To browse Academia. Skip to main content. By using our site, you agree to our collection of information through the use of cookies.

To learn more, view our Privacy Policy. Log In Sign Up. Unfollow Follow Unblock. Other Affiliations:. Publications - Lingkungan Tambang. Development of mine pit and overburden disposal has caused dynamic changes in the catchment area of Ukud River, one of the rivers that flow through Lati Mining Operation. Since the mining operations started, the river discharge fluctuations have changed considerably. In addition, the catchment area that was dominated by overburden disposal area contained sulphide minerals that potentially degrade the water quality of Ukud River due to the formation of acid mine drainage.

Hydrological studies are essential to investigate potential environmental impacts of the mining activities. This study was conducted to determine the characteristics of the hydrologic systems in the mining area using semi-distributed models that can be used to simulate the river flow within catchment area. Hydrology and Acid Mine Drainage. Save to Library. Scaling leach column experiment from laboratory bench to mine site for coal mine overburden more. LMO memiliki potensi pembentukan air asam tambang AAT yang cukup besar jika dibandingkan dengan area pertambangan lainnya yang dimiliki dan dioperasikan oleh PT Berau Coal.

Hal ini membuat terbatasnya material NAF yang dapat digunakan sebagai capping dalam pencegahan AAT di timbunan batuan penutup. Selain itu, beban pengolahan di Water Monitoring Point WMP menjadi cukup besar sebelum dialirkan ke badan air penerima. Upaya peningkatan sistem pengelolaan AAT terus dilakukan agar dapat meminimalkan potensi dampak negatif pembentukan AAT. Penelitian dan pengembangan sistem pengelolaan AAT di LMO dilakukan baik dalam skala laboratorium maupun skala lapangan.

Identifikasi potensi pembentukan AAT dilakukan dalam skala laboratorium melalui static dan kinetic test terhadap sampel batuan baik berasal dari area penambangan maupun area timbunan batuan penutup. Performa jangka panjang dari penelitian ini terus dipantau untuk mengevaluasi perilaku pembentukan AAT.

Dalam aspek upaya pencegahan, penelitian terhadap metode capping dilakukan dalam skala laboratorium dan lapangan dengan menggunakan material NAF dan sisa abu pembakaran fly dan battom ash. Penggunaan NAF sebagai material capping dilakukan untuk mengevaluasi efektifitas ketebalan lapisan dan kemampuan netralisasi batuan NAF.

Sedangkan material fly dan battom ash digunakan sebagai potensi alternatif yang dapat digunakan sebagai lapisan atau campuran material PAF. Sistem pengolahan AAT baik menggunakan metoda pasif maupun aktif juga dikembangkan untuk mencari alternatif terbaik yang efektif dan efisien dalam meningkatkan kualitas air. Metoda pasif yang dikembangkan meliputi limestone channel, SAPS, dan wetland.

Sedangkan metode aktif yang dikembangkan yakni pengapuran secara konvensional, mekanik, dan semi mekanik. Kata kunci: air asam tambang, pencegahan, pengolahan. Berbagai upaya baik pencegahan maupun pengolahan terus dikembangkan untuk meminimalkan potensi pembentukan AAT. Berbagai upaya pengolahan secara aktif maupun pasif dilakukan di LMO untuk memenuhi baku mutu lingkungan yang berlaku sebelum dialirkan ke badan air penerima. Sistem wetland dan limestone dengan menggunakan prinsip subsurface flow dan surface flow dibangun di daerah tangkapan LMO.

Sedangkan sistem pengolahan aktif dikembangkan dengan menggunakan metoda lime injection mekanik dan lime injection konvensional. Pemantauan kualitas harian yang meliputi pH, debit, sulfat, asiditas, alkalinitas, konsentrasi Fe dan Mn dilakukan untuk mengevaluasi performa masing-masing sistem pengolahan. Makalah ini mendeskripsikan performa, kelebihan, dan kekurangan masing-masing sistem pengolahan baik passive maupun active treatment yang dapat dijadikan referensi dalam pengembangan sistem yang lebih efektif dan efisien dalam pengelolaan AAT.

Kata kunci: air asam tambang, pengolahan aktif, pengolahan pasif. Simulasi melalui pendekatan catchment area menunjukan bahwa sub-catchment A9 memiliki beban keasaman yang tinggi. Perancangan sistem penyaliran di Disposal Q03 bertujuan untuk melakukan pengelolaan aliran air permukaan atau limpasan sehingga aliran air dapat terkontrol dengan baik.

Hal ini dapat mengurangi dampak erosi yang dapat menggerus material disposal yang dapat menyebabkan interaksi material sulfida, air dan oksigen. Sistem penyaliran akan diintegrasikan dengan sistem pengolahan air asam tambang yakni menggunakan limestone channel.

Pendekatan catchment area dapat memperlihatkan pengaruh setiap sub-catchment area terhadap aliran sungai. Pendekatan ini diharapkan dapat diintegrasikan kedalam proses perencanaan penambangan.

Karakteristik catchment area merupakan pertimbangan yang penting dalam perencanaan penambangan terutama dalam penentuan lokasi dan disain penimbunan batuan penutup. Kata kunci: aat, timbunan, sistem penyaliran. Teknik Lingkungan , Pencemaran Lingkungan , and Pertambangan.

View on imwa. Acid Mine Drainage and Mine Water. View on amazon. View on id. Teaching Documents. Kebijakan Pertambangan more. Teknik Pertambangan , Pertambangan , and Lingkungan Pertambangan.

Publication - Environmental Engineering. Pengelolaan air limbah domestik di Indonesia masih dihadapkan dengan cukup banyak tantangan teknis maupun non-teknis. Sebagai negara yang memiliki populasi juta jiwa, terbesar keempat di dunia, dan luas mencapai 2 juta km2, Indonesia terus berupaya untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap pengelolaan air limbah domestik yang efektif dan efisien. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mencapai pembangunan berkelanjutan yang menyeimbangan antara pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan.

Denpasar, sebagai salah satu kota besar pariwisata di Indonesia, memiliki kepentingan terhadap upaya peningkatan pengelolaan air limbah domestik agar tidak memberikan dampak negatif terhadap industri pariwisata.

Sistem setempat dipandang masih menjadi solusi terbaik dalam pengelolaan air limbah domestik di kota-kota Indonesia. Namun, sistem ini dinilai masih memiliki cukup banyak permasalahan terkait dengan institusi pengelolaan, finansial, infrastruktur pengolahan setempat, dan kebijakan atau regulasi.

Oleh karena itu, Kota Denpasar memiliki tantangan yang besar untuk memastikan sistem pengelolaan air limbah domestik dapat berjalan dengan baik. Makalah ini mendeskripsikan kondisi eksisting sistem pengelolaan air limbah domestik setempat di Kota Denpasar yang meliputi sub-sistem pengolahan setempat, sub-sistem pengangkutan lumpur tinja, dan sub-sistem pengolahan lumpur tinja.

Penelitian ini dilakukan untuk menjadi dasar dalam pengembangan model pengelolaan air limbah domestik setempat di Kota Denpasar.

Doi: Salah satu permasalahan yang Salah satu permasalahan yang akan dihadapi ialah peningkatan jumlah timbulan air buangan domestik. Selama ini sarana pembuangan air limbah domestik yang ada berupa pemakaian tangki septik bahkan ada yang langsung dibuang begitu saja ke saluran drainase atau langsung ke badan air penerima yakni Sungai Musi. Perilaku ini akan berpotensi untuk menurunkan kualitas lingkungan.

Oleh karena itu, diperlukan suatu instalasi pengolahan air limbah IPAL domestik terpusat. Jumlah penduduk akan diproyeksikan dengan menggunakan metode logaritmik, diperoleh sebesar 1. Pemilihan alternatif terbaik dilakukan dengan melihat efektifitas pengolahan dan present value annual cost. Dari pertimbangan-pertimbangan ini maka dipilih sistem Complete Mixed Activated Sludge sebagai sistem pengolahan biologi yang memiliki efektifitas terbaik.

Unit-unit yang digunakan pada IPAL ini antara lain bar screen dan grit chamber sebagai pengolahan primer, tangki aerasi dan clarifier sebagai pengolahan sekunder, gravity thickener dan sludge digester sebagai pengolahan lumpur dan bak klorinasi sebagai unit desinfeksi. Environmental Engineering. Remember me on this computer. Enter the email address you signed up with and we'll email you a reset link. Need an account? Click here to sign up.

HAVING MY BABY THERESA RAGAN PDF

Active Treatment and Passive Treatment for Acid Mine Drainage

To browse Academia. Skip to main content. By using our site, you agree to our collection of information through the use of cookies. To learn more, view our Privacy Policy.

CONTRACT DE COMODAT AUTO MODEL PDF

.

DIRITTO FALLIMENTARE GUGLIELMUCCI PDF

.

Related Articles